
Perwakilan kelas XII D1, yaitu Kenzhiro, Michi, Claire, dan Keiko, sedang bermain permainan tradisional Tiongkok mahjong pada saat pelajaran Bahasa Mandarin. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Tiongkok secara langsung melalui permainan yang mengasah konsentrasi dan strategi. Suasana terlihat ceria dan penuh antusiasme, menunjukkan semangat belajar siswa dalam memahami unsur budaya yang menjadi bagian penting dari pembelajaran Bahasa Mandarin.

Pertandingan Mahjong berjalan sangat sengit dengan beberapa saksi mata dan timekeeper serta laoshi Budi yang mengamati jalannya pertandingan ini. Pada akhirnya, pemenang dari pertandingan kali ini adalah Kenzhiro sebagai juara pertama, dan Keiko sebagai juara kedua. Kenzhiro dikirim untuk kembali bertanding mewakili kelas XII D1 melawan kelas-kelas lainnya.

Di sebelah kiri pertandingan Mahjong, ada beberapa meja yang disiapkan untuk tim memasak. Menu makanan XII D1 adalah Wutai Shan yang berasal dari daerah Shanxi. Bola-bola tahu ini digoreng hingga berwarna coklat keemasan.

Makanan Wutai Shan yang berbahan dasar tahu ini digoreng menggunakan minyak panas yang dilakukan di sekolah untuk mendapatkan sensasi yang hangat saat dinikmati oleh para guru yang akan menilai.

Sementara di booth sebelah kanan Mahjong, terdapat 2 meja yang dihias menggunakan berbagai ornamen China. Ada beberapa angpao, sepasang boneka China, bando bertuliskan nama menu makanan dalam bahasa Mandarin dan Inggris, serta standee figure orang memasak di sebelah kanan dan kiri meja.

Sembari menunggu makanan disajikan di booth, Jessica, Chessa, Angela, Karen, Keshia, dan Bianca sebagai tim dekorasi berfoto bersama dengan booth kelas XII D1.

Kegiatan plating/penataan pada piring sajian dilakukan oleh Rafael, Ferdi, dan Sekar yang membantu. Penataan daun bawang dan cabai iris serta saus spesial di atasnya dilakukan secara pelan-pelan dan berhati-hati.

Penataan pada piring sajian sudah selesai. Booth makanan disinari oleh matahari yang hangat memberikan sentuhan yang indah pada sajian Wutai Shan milik XII D1. Permainan warna yang baik dari Wutai Shan menggugah selera para guru penilai dan juga anak-anak XII D1 sendiri. Di lain sisi, Angela dan Helga mulai membagikan kertas penilaian dan menawarkan pada guru-guru untuk mencicipi hidangan kami.

Para guru mulai berdatangan mengunjungi stand XII D1. Total ada 10 guru yang mencicipi dan memberikan penilaian untuk kelas kami.

Ma’am Rita turut serta mencicipi hidangan Wutai Shan dari XII D1, dan memberikan komentar positif saat menikmatinya.

Setelah semua kegiatan mulai dari Mahjong, Memasak Wutai Shan, dan Kunjungan stand untuk penilaian sudah selesai, kami para murid perempuan XII D1 berfoto bersama untuk mengabadikan momen dengan kreasi kami. Cukup melelahkan, namun kegiatan ini seru bagi kami karena dilakukan secara bersama sama dan membentuk memori yang indah untuk dikenang sebagai masa SMA kami yang menyenangkan.

Leave a Reply